var id = "9ea8a3dddf37a54895b693b30960aec3ad80a071"; class="archive tag tag-offline tag-185 no-slider content-r" layout='2'>

offline tagged posts

Sukses Digelar Secara Offline, Inapro Expo 2020 Sinambung Secara Online Hingga Konklusi Desember

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman didampingi Timbalan Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Plt Wakil Rektor Faktor Perencanaan dan Kerja tentu melakukan monitoring dan pembagian sembako bagi mahasiswa dengan masih tinggal di bedeng UNNES, Senin, 27 April 2020. Dekan FBS Universitas Negeri Padang, Prof Ermanto, yang mengikuti diskusi, menyatakan buku Linguistik Disruptifmenawarkan persidangan baru dalam studi linguistik yang menjadikan teknologi disruptif sebagai variabel independen.

Buat itu pantau terus perkembangannya melalui Web UNNES pada laman unnes. ac. id dan di penerimaan. unnes. ac. id, kata Prof Fathur. Beliau juga menyiarkan, alat pelindung wajah itu sangat sulit didapatkan serta ketersediaannya semakin terbatas. Untuk itulah, UNNES melalui Fakultas Teknik yang melibatkan mahasiswa memproduksi alat pelindung halaman sebanyak 500 buah untuk disumbangkan ke tenaga kesehatan tubuh.

Budayakan tekun cuci tangan sebelum masuk rumah, memakai masker kemanapun ketika bepergian, jaga jarak minimal 1-1. 5 meter, kemauan dan kemampuan kolektif dalam bekerjasama untuk mencegah penularan wabah covid-19. Secara adanya seminar Daring tersebut diharapkan dapat memberikan ilmu lebih dalam menangani masalah pandemi Covid-19, ” kata Dr Barokah Isdaryati. Rektor UNNES mengangkat Prof Dr Agus Nuryatin M Hum sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Semarang antarwaktu Waktu. Prof Dr Eva Banowati diangkat sebagai Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Fakultas Kapasitas Sosial Universitas Negeri Semarang Antarwaktu periode. Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman MHum melantik & mengambil sumpah jabatan Bos Pascasarjana, wakil dekan faktor kemahasiswaan Fakultas Ilmu Toleran dan Kepala Sub Bagian di lingkungan UNNES, Rabu 22 April 2020. Sedangkan untuk jalur Mandiri, pendaftarannya dibuka setelah SBMPTN, yakni sekitar bulan Juli.

Kunjungan pertama di asrama putra yang berpunya di Fakultas Ilmu Keolahragaan dilanjutkan ke asrama ananda dan asrama PGSD Ngalian. Rektor UNNES mendengarkan sinambung curhatan dari mahasiswa dengan masih berada di asrama. Para mahasiswa menyampaikan keadaan kesehatan masing-masing dan tanda tidak pulang ke rumah asal masing-masing. Rektor Unnes mengatakan, monitoring terhadap praja dilakukan guna mengetahui kesejukan dan berbagai kendala nun dihadapai termasuk dalam prosedur pembelajaran daring.

Menurutnya, buku ini mampu menjadi jembatan dalam kajian linguistik dan makna yang tumbuh pada era disrupsi. “Dalam konteks kesadaran masyarakat bahasa pada era internet, tampil anonimitas, yaitu ketiadaan pertanggungjawaban. Masyarakat internet juga sering kehilangan kesadaran kelompok, berada dalam satu kelompok tertentu tapi tidak bisa membedakan wilayah privat dengan group atau komunitasnya, ” ujar Ida yang juga Wakil Direktur Bidang Akademik serta Kemahasiswaan Pascasarjana UNNES itu. Menurut Ida Zulaeha, di buku Linguistik Disruptif mengemuka hal-hal yang belum diungkap dalam kajian linguistik sebelumnya, termasuk sejumlah ciri masyarakat tutur pada era disrupsi. Di dalam perilakunya, masyarakat tutur cenderung menisbikan kekhasan dan kaidah bahasa percakapan dan tulisan. Struktur dan gaya bahasa lisan pula biar diadaptasi sebagai struktur ataupun gaya menulis di dunia maya.

Mereka menyampaikan, akan tetap tinggal di asrama serta tidak mudik lebaran. Jika rindu dengan keluarga mereka berkomunikasi melalui WA, Telepon atau Videocall. Saya hendak memantau dan memonitoring terus mahasiswa yang ada di asrama. Kalau mereka terdapat kendala saya persilahkan buat menyampaikannya melalui pengelola bedeng, ” Kata Prof Fathur Rohkman.

Read More